Analisis saya kali ini merupakan analisis lanjutan mengenai "gerakkan roda perekonomianmu bersama Koperasi Guru dan Karyawan SMPN 29 Jakarta". Koperasi merupakan badan usaha dibawah badan hukum yang beranggotakan sekelompok orang dan memiliki tujuan bersama atas asas kekeluargaan. Koperasi Indonesia adalah koperasi yang bekerja berdasarkan prinsip-prinsip koperasi. Prinsip yang terkandung merupakan pedoman atau acuan yang menjiwai dan mendasari setiap gerakan dan langkah usaha koperasi sebagai ekonomi anggota masyarakat. Koperasi juga memiliki fungsi dan perannya untuk mencapai tujuan. Koperasi adalah badan usaha. Sebagai badan usaha koperasi harus memperoleh laba. Laba bukan tujuan utama dalam perkoperasian, namun sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup koperasi. Dalam koperasi yang disebut sebagai laba dan SHU. Untuk mendapat SHU yang besar perlu adanya pola manajemen koperasi yang dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan koperasi tersebut. Berikut penjelasan lebih lanjut.
Minggu, 08 November 2015
Sabtu, 03 Oktober 2015
Gerakkan Roda Perekonomianmu Bersama Koperasi Guru dan Pegawai SMPN 29 Jakarta
Pada pertemuan pertama mata kuliah ekonomi koperasi dengan
dosen saya, saya diberikan tugas untuk menganalisa sebuah koperasi. Koperasi
dalam bentuk apa saja yang ada di Indonesia dan memiliki sumber yang kuat untuk
dijadikan data. Lalu saya berusaha mencari koperasi melalui website resmi yang
ada. Namun, karena tidak diperbolehkan menggunakan sumber yang sama dengan
teman yang lainnya, jadi saya berinisiatif untuk menganalisa “ KOPERASI GURU
DAN KARYAWAN SMPN 29 JAKARTA” dimana ibu saya adalah seorang bendahara dalam
koperasi tersebut. Sehingga memudahkan saya dalam pengerjaan untuk
menganalisanya.
ANALISIS KOPERASI SMPN 29 JAKARTA
BAB I
KONSEP KOPERASI
Konsep Koperasi yang diterapkan
oleh “KOPERASI GURU DAN KARYAWAN SMPN 29 JAKARTA” ini mengacu pada konsep
negara berkembang. Dimana, ciri-ciri konsep koperasi negara berkembang yaitu
terdapat dominasi dari pemerintah yang terlalu campur tangan dalam hal
pembinaan dan pengembangannya. Karena adanya campur tangan pemerintah, maka
Koperasi Guru dan Karyawan SMPN 29 Jakarta ini harus mematuhi setiap peraturan
atau keputusan yang dibuat oleh pemerintah. Seperti pada halnya pemerintah
menetapkan Undang-Undang Dasar Koperasi Nomer 25 tahun 1992 tentang
Perkoperasian. Dan Koperasi Guru dan Karyawan SMPN 29 Jakarta ini
memiliki tujuan untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.
Senin, 27 April 2015
Industrialisasi di Indonesia
INDUSTRIALISASI DI INDONESIA
PEREKONOMIAN INDONESIA
DISUSUN OLEH :
1. HANIFATURRIZQI AMALIA (24214765)
2. INDAH DWI PRATIWI (25214257)
3. RIZKIYAH PRATAMA (29214655)
4. SUSAN KESUMA SARI (2A214538)
1EB08
FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Sabtu, 29 November 2014
Tugas 7
Manajemen pemasaran adalah suatu analisis,perencanaan,implementasi,dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
- Manajemen permintaan didefinisikan sebagai suatu fungsi pengelolaan dari semua permintaan produk untuk menjamin bahwa penyusunan jadwal induk (master scheduler) mengetahui dan menyadari akan semua permintaan produk itu.
Karena manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat
dan karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan
organisasi. Karena itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai
manajemen permintaan.
Kebutuhan (needs) adalah sesuatu yang
harus dipenuhi. Tanpa dipengaruhi lingkungan, pasar, atau masyarakat. Melainkan
dipengaruhi oleh faktor biologis dari manusia itu sendiri. Suatu kebutuhan
merupakan suatu hal utama dalam kehidupan yang harus didahulukan segala
pemenuhannya. Misalkan dalam pemenuhan sandang,pangan,dan papan.
Keinginan (wants) adalah sesuatu yang
tidak harus dipenuhi namun memberikan rasa kepuasan apabila mendapatkannya. Hasrat
pemenuhan kebutuhan spesifik dengan pola kebutuhan manusia yang
dibentuk oleh kebudayaan dan kepribadian individu. Keinginan manusia terhadap apapun tak dapat terus
dibendung seiring perkembangan zaman.
Kebutuhan (needs) adalah sesuatu yang
harus dipenuhi. Tanpa dipengaruhi lingkungan, pasar, atau masyarakat. Melainkan
dipengaruhi oleh faktor biologis dari manusia itu sendiri. Suatu kebutuhan
merupakan suatu hal utama dalam kehidupan yang harus didahulukan segala
pemenuhannya. Misalkan dalam pemenuhan sandang,pangan,dan papan.
Keinginan (wants) adalah sesuatu yang
tidak harus dipenuhi namun memberikan rasa kepuasan apabila mendapatkannya. Hasrat
pemenuhan kebutuhan spesifik dengan pola kebutuhan manusia yang
dibentuk oleh kebudayaan dan kepribadian individu. Keinginan manusia terhadap apapun tak dapat terus
dibendung seiring perkembangan zaman.
Perbedaan Pasar dan Pemasaran
Pengertian Pasar
Pengertian “pasar”
semula adalah tempat dimana pembeli dan penjual berkumpul untuk
mempertukarkan barang- barang mereka atau lebih jelasnya tempat
pertemuan pembeli dan penjual. Ekonom menggunakan istilah tersebut untuk
mengacu pada sekumpulan pembeli dan penjual yang melakukan transaksi
atas produk atau kelas produk tertentu. Pengertian pasar menurut konsep
pemasaran dipandang sebagai sasaran atau tujuan kegiatan pemasaran .
oleh karena itu, pengertian menurut konsep pemasaran bukan bersifat
tempat yang statis.
Pengertian pasar menurut pemasaran adalah:
- Pasar adalah kelompok individual (perorangan maupun organisasi) yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, berdaya beli, dan berniat merealisasikan pembelian tersebut.
- Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu yang sama. Yang mungkin bersedian dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu.
Tugas 6
Mengapa saya memilih jurusan
akuntansi? Dilihat dari prospek pekerjaan yang akan diambil jurusan akuntansi
sangatlah menjajikan. Bisa dikatakan, banyak peluang yang dapat diambil dalam
memilih bidang pekerjaan. Diperlukan ketelitian dan keseriusan bagi yang
menekuni bidang ini. Hal tersebut
merupakan tantangan bagi saya. Melihat pengalaman pengalaman lingkungan
sekitar dan keluarga yang menekuni bidang akuntansi, saya merasa tertarik dan
bersungguh sungguh dalam menjalani bidang ini sebagai profesi saya kelak. Dan
yang saya harapkan dalam ilmu akuntansi ini adalah terus dikembangkan dengan
metode yang lebih mudah sesuai
perkembangan zaman dengan teknologi yang canggih di era globalisasi. Sehingga
dapat mudah diakses oleh siapapun.
Syarat- Syarat Laporan Keuangan
Bidang – bidang akuntansi diantaranya adalah:
1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) adalah bagian dari akuntansi
yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pihak luar, seperti
pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Laporan keuangan ini dapat
dimanfaatkan oleh pihak- pihak yang membutuhkan sebagai informasi guna
pengambilan keputusan dan kebijakan yang rasional dan relevan.
Contoh: Jasa Audit, Jasa Perpajakan, Jasa
konsultasi Manajemen ( SDM ) , Jasa Akuntansi.
2. Pemeriksaan Akuntansi
(auditing) adalah bidang Akuntansi
yang melaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap hasil pencatatan dan laporan
keuangan suatu badan, baik perusahaan maupun pemerintah. Bidang ini
berhubungan dengan audit secara bebas terhadap laporan yang dihasilkan
oleh akuntansi keuangan. Konsep yang mendasari auditing adalah
objektifitas dan independensi dari pemeriksa serta kerahasiaan serta
pengumpulan bukti-bukti yang cukup relevan.
Contoh :Auditor SIA/Teknologi Informasi, auditor
forensik, auditor lingkungan.
3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) adalah bidang
Akuntansi yang bertujuan memberikan informasi kepada manajemen dalam
menjalankan usahanya. Banyak hal yang terdapat dalam Akuntansi Biaya yang
data-datanya dimanfaatkan oleh Akuntansi Manajemen. Jadi, meskipun kedua bidang
akuntansi ini berbeda tujuannya, namun dalam pelaksanaannya dapat dilakukan
secara bersamaan. Beberapa kegunaan akuntansi
manajemen adalah mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor
arus kas, dan menilai alternatif dalam pengambilan keputusan.
Contoh : Internal auditor, manajemen
keuangan, staf akuntansi, staf pajak.
4. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) adalah bidang
Akuntansi yang mencatat dan menghitung serta menganalisis data biaya
pada perusahaan industri dalam usaha menentukan besarnya harga pokok produksi
suatu barang atau produk. Untuk itu dengan Akuntansi Biaya akan didapatkan
laporan harga untuk menyusun laporan keuangan. Bidang ini menekankan pada
penetapan dan kontrol atas biaya.
5. Akuntansi Perpajakan adalah bidang Akuntansi
yang menekankan pada masalah pajak yang harus dibayar oleh perusahaan atau
perseorangan kepada pemerintah. Dalam perpajakan akan dibahas tentang hukum-hukum
dan perhitungan-perhtiungannya dalam usaha menetapkan besarya pajak tersebut.
Contoh : Auditor Pemerintah, Auditor
Controller, Staf Pajak.
6. Penganggaran (Budgeting) adalah bidang Akuntansi yang melakukan
kegiatannya dengan menyusun anggaran, baik pendapatan maupun biaya atas dasar.
pedoman-pedoman tertentu maupun standar dari suatu badan. Bidang ini
berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan
perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa datang serta analisis dan
pengawasannya.
7. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting) adalah bidang Akuntansi Keuangan yang
diterapkan di lembaga pemerintahan. Akuntansi Pemerintahan ini bertujuan untuk
menyajikan laporan keuangan, pengendalian dan pengawasan keuangan pemerintah/negara.
Contoh : di
BPK, Dirjen pajak, BPKP, Departemen keuangan, Direktorat Akuntan Negara.
8. Sistem Akuntansi (Accounting System) adalah bidang Akuntansi
yang melaksanakan kegiatan dengan merancang cara melakukan pencatatan akuntansi
supaya aman, efektif dan efisien, mulai dari mengorganisir dokumen,
formulir-formulir dan menyusun prosedur pencatatannya.
Contoh: Analis Sistem
Informasi
9. Akuntansi Pendidikan (Educational Accounting) adalah
akuntan yang bekerja di bidang pendidikan akuntansi.
Contoh: Guru, Dosen, Les.
10.
Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting)
merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi
perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan
sosial.
11. Akuntansi Sosial (Social Accounting) merupakan bidang yang
terbaru dalam akuntansi dan yang paling sulit untuk diterangkan
secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat.
Pengertian Laporan Keuangan
Menurut Mamduh M. Hanafi dan Abdul Halim, dalam
buku Analisis Laporan Keuangan (2002:63), Laporan Keuangan adalah laporan yang
diharapkan bisa memberi informasi mengenai perusahaan, dan digabungkan dengan
informasi yang lain, seperti industri, kondisi ekonomi, bisa memberikan
gambaran yang lebih baik mengenai prospek dan risiko perusahaan.
Dalam Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Laporan
Keuangan adalah :
“Laporan yang menggambarkan dampak keuangan dari
transaksi dan peristiwa lain yang diklasifikasikan dalam beberapa kelompok
besar menurut karakteristik ekonominya”. (IAI, 2002 : par 47)
Menurut Sofyan S. Harahap, dalam buku Analisa
Kritis Atas Laporan Keuangan (2006:105), Laporan Keuangan adalah laporan yang
menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat
tertentu atau jangka waktu tertentu.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat
disimpulkan bahwa Laporan Keuangan adalah :
1. Merupakan produk akuntansi yang penting dan
dapat digunakan untuk membuat keputusan-keputusan ekonomi bagi pihak internal
maupun pihak eksternal perusahaan.
2. Merupakan potret perusahaan, yaitu dapat menggambarkan kinerja keuangan maupun kinerja manajemen perusahaan, apakah dalam kondisi yang baik atau tidak.
3. Merupakan rangkaian aktivitas ekonomi perusahaan yang diklasifikasikan, pada periode tertentu.
4. Merupakan ringkasan dari suatu proses transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama periode yang bersangkutan.
2. Merupakan potret perusahaan, yaitu dapat menggambarkan kinerja keuangan maupun kinerja manajemen perusahaan, apakah dalam kondisi yang baik atau tidak.
3. Merupakan rangkaian aktivitas ekonomi perusahaan yang diklasifikasikan, pada periode tertentu.
4. Merupakan ringkasan dari suatu proses transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama periode yang bersangkutan.
Tujuan Laporan Keuangan
- Informasi yg dapat dipercaya mengenai perubahan sumber ekonomi netto suatu perusahaan yg timbul dari kegiatan dalam rangka mendapatkan laba.
- Memberikan informasi yg dapat dipercaya mengenai Aktiva, Kewajiban & Modal.
- Membantu para pemakai dalam memperkirakan potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.
- Memberi informasi penting lainnya mengenai perubahan sumber-sumber ekonomi & kewajiban seperti informasi mengenai aktivitas belanja.
- Mengungkapkan informasi lain yg berhubungan dengan laporan keuangan yg relevan untuk kebutuhan pemakai laporan keuangan.
- Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.
- Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah difahami oleh para pemakainya.
- Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansidan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.
- Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
- Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .
- Daya Banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.
- Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.
Langganan:
Komentar (Atom)
